Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2015

Tempat Makanan Favorit di Bulungan

RangkaiInformasi.blogspot.com, Jakarta - Banyak anak muda ataupun remaja yang menghasilkan waktu dengan teman-temannya di tempat makan. Mulai dari kalangan pelajar SMP, SMA juga mahasiswa. Memang kebanyakan tempat yang dipilih adalah restoran, tapi tidak jarang juga yang memilih kedai-kedai di pinggir jalan. Seperti kedai-kedai yang berada di kawasan Blok M, menjadi tempat favorit anak muda. Karena selain makanannya yang enak dan ramah kantong, tempatnya juga asik untuk makan sambil kongkow bareng teman-teman.

Seperti salah satu kedai yang berada di perempatan Jalan Mahakam dan Jalan Bulungan Jakarta Selatan, yang dikenal dengan gultik. Tempat yang sederhana, tapi asik untuk makan dan kongkow. Salah satu pengunjung mengakui sudah sering datang dan makan di sini sejak sekolah. “Saya sudah sering ke sini dari dulu jaman sekolah, selain porsin makanannya yang unik tempatnya juga asik buar nongkrong bareng temen. Pokoknya gaul lah tempatnya.” ujar Hanu (28), Selasa (16/06/15).

Memang benar yang menjadi tempat favorit untuk nongkrong bareng teman. Diakui juga oleh pedagang gultik yang paling ramai pengunjung. “Kebanyakan yang dateng sih anak-anak sekolah gitu, kalo hari biasa.” ujar Pak Samidi (40). Mereka biasa dateng saat jam pulang sekolah. Siang hingga sore hari, menjadi waktu yang tepat untuk mereka beramai-ramai untuk mencicipi gultik. Jadi, patut dicoba untuk kongkow bareng temen.

Porsi Kecil Bikin Nagih

RangkaiInformasi.blogspot.com, Jakarta - Gultik atau Gulai Tikungan yang berada di kawasan Blok M ini menjadi favorit para masyarakat. Makanan yang gurih ini juga bisa dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau. Banyak penjual gultik di sana yang bisa kalian pilih sesuai selera kalian. Walaupun dengan rasanya yang tidak jauh berbeda, tapi dengan porsinya yang sedikit menjadikan keunikan tersendiri.

Seperti yang dikatakan oleh Dewi (25), salah satu pengunjung dan penimat gultik. “Rasa gulainya sih standar ya, tapi karna porsinya yang sedikit itu bikin nambah-nambah terus hehe,” ujar Dewi, Selasa (16/06/15). Memang porsinya hanya sedikit dan dibandrol dengan harga Rp 9.000, harga yang ramah untuk kantong mahasiswa dan pelajar. Dengan harga yang murah kalian bisa nambah sepuasnya tanpa takut kantong jebol.

Yang biasa disajikan oleh para pedagang gultik adalah jenis gulai sapi. Bahan yang digunakan antara lain urat, tetelan, lemak dan jeroan. Untuk kuahnya tidak terlalu kental atau pekat, namun gurihnya tetap dominan. Dengan kuah santan yang cenderung encer, gultik juga terasa ringan ketika disantap. Untuk penyajiannya, gulai langsung disiramkan di atas sepiring nasi putih. Taburan bawang goreng dan kerupuk menjadi pelengkap yang paling pas. Bisa juga ditambahkan kecap dan sambal untuk memberi sentuhan rasa manis-peda.

Kuliner Ramah Kantong

RangkaiInformasi.blogspot.com, Jakarta - destinasi kuliner yang berada di wilayah Jakarta sudah banyak kita temui. Salah satunya yang terletak di daerah Blok M, Jakarta Selatan. Banyak kedai makanan yang dapat kita temui dan kita cicipi. Wilayah Blok M ini banyak menjadi tujuan para food hunter kebanyakan, karena pilihan berbagai macam yang ada di sana. Mulai dari pelajar, mahasiswa, para pekerja kantor sekitar hingga masyarakat yang hanya sekedar mampir.

Salah satu spot makanan yang paling diminati adalah gultik. Gultik, yang mempunyai arti Gulai Tikungan ini lebih tepatnya berada di tikungan perempatan Jalan Mahakam dan Jalan Bulungan. Tapi tidak sedikit pedagang gultik yang mangkal di sana, ada sekitar kurang lebih 15 pedagang gulai. Beberapa dari mereka sudah jualan sejak puluhan tahun lalu, tapi ada juga pedagang yang baru. Sekitar mulai tahun 1980-an banyak masyarakat yang menjadikan gultik menjadi salah satu destinasi kuliner favorit mereka. Walaupun tergolong kuliner kaki lima, gultik selalu ramai pengunjung apalagi saat weekend. Mulai dari yang bermobil hingga pejalan kaki pasti pernah makan di sini.

Seperti salah satu pedagang gultik yang berada di kawasan Blok M tersebut, Samidi (40). Penjual gultik yang baru berjualan sekitar 3 tahun ini mengaku ramai pengunjung setiap harinya. “Setiap hari Alhamdulillah rame Mba, ya kaya gini aja” ujar Pak Samidi, Selasa (16/06/15).

Setiap harinya beliau bisa mendapatkan untung hingga Rp 300.000. Alasan ramainya pembeli di tempat Pak Samidi ini karena selain rasanya yang enak, juga harganya yang ramah di kantong. Sangat cocok untuk kantong pelajar ataupun mahasiswa, dan tempatnya pun nyaman.